SEJARAH AKUNTANSI


 
Sejarah dan Perkembangan Akuntansi
1. 1. 1Sejarah awal akuntansi 
Berbagai percobaan telah dilakukan untuk menyatakan lokasi dan waktu dari lahirnyasistem pencatatan berpasangan yang telah menghasilkan berbagai skenario. Kebanyakanskenario tersebut mengakui adanya kehadiran suatu bentuk pelaksanaan pencatatan disebagian besar kebudayaan sejak sekitar 3.000 tahun sebelum masehi.A. C. Littleton membuat daftar tujuh prasyarat bagi munculnya pembukuan yangsistematis :
Seni Penulisan ( The Art of Writing),
karena pembukuan pada intinya adalah sebuah catatan;
 Aritmetika (Arithmetic),
karna aspek mekanis dari pembukuan mengandung adanyaserangkaian perhitungan sederhana;
Milik Pribadi ( Private Property),
karena pembukuanhanya berkepentingan dengan pencatatan fakta-fakta mengenai harta benda dan hak miliknya;
Uang (Money)
yaitu transaksi yang belum selesai, karena tidak akan ada dorongan untuk membuat catatan apa pun jika seluruh pertukaran dilakukan di tempat saat itu juga;
 Perdagangan ( Commerce)
, karena sebuah penjualan lokal saja tidak akan menciptakancukup tekanan (volume bisnis) untuk merangsang manusia mengkoordinasikan berbagai pemikiran ke dalam suatu sistem;
Modal (Capital),
karena tanpa modal perdagangan tidak akan berarti dan pemberian kredit menjadi sesuatu yang tidak mungkin bisa dibayangkan.Masing-masing kebudayaan kuno yang disebutkan diatas telah mencakup prasyarat- prasyarat tersebut, sekaligus menjelaskan mengapa telah terdapat semacam pembukuandidalamnya. Jika kita ingin melacak ilmu yang penting ini (akuntansi) kembali ke asalusulnya, kita secara alamiah akan menganggap pertemuan pertamanya akan berasal dari para pedagang yang pertama; dan tidak ada seorang pun yang layak mengklaim hal itu tersebut
 
de-i
de bamenentukan rentang dari data yang harus dimasukan kedalam satu aturan tertentu, maupunmemaksakan adanya pola tertentu dalam pengurutan internal dan pengurutan ulang data”.
1. 4RELEVANSI SEJARAH AKUNTANSI
Sejarah akuntansi penting bagi pedagogi, kebijakan, dan praktik akuntansi. Sejarahmemungkinkan kita untuk dapat “lebih baik …memahami masa kini dan meramalkan ataumengendalikan masa depan kita”.Berkaitan dengan pedagogi, sejarah akuntansi dapat sangat berguna untuk memberikan pemahaman dan apresiasi yang lebih baik mengenai bidang akuntansi dan evolusinya sebagaisatu ilmu sosial. Satu pemikiran yang bagus akan relevansi dari sejarah akuntansi terhadap pedagogi diuraikan dibawah ini :Pertama-tama, suatu profesi yang didasarkan pada tradisi yang dikembangkan selama berabad-abad seharusnya mendidik para anggotanya untuk lebih menghargai warisanintelektual yang mereka miliki. Kedua, adanya impor keunggulan-keunggulan pemikiran,kontribusi-kontribusi besar pada literatur, dan studi-studi positif yang penting mungkin sajaakan hilang, terfragmentasikan, atau dipelajari secara tidak sempurna di dalam jangka waktuyang lebih panjang kecuali jika mereka telah didokumentasikan dan digabungkan oleh orang-orang terpelajar yang memiliki keahlian sejarah. Ketiga, tanpa memiliki akses kepada analisisdan interpretasi dari sejarah perkembangan pemikiran dan praktik akuntansi, para empirissaat ini akan berisiko mendasarkan investigasi yang mereka lakukan pada klaim-klaim atasmasa lalu yang tidak lengkap atau tidak berdasar.Berkaitan dengan praktik akuntansi, sejarah akuntansi dapat memberikan penilaianyang lebih baik atas praktik-praktik yang berlaku dengan melakukan perbandingan terhadapmetode-metode yang pernah digunakan di masa lalu.
1. 5ISU-ISU AKUNTANSI INTERNASIONAL
1. 5. 1Definisi akuntansi internasional 
Konsep dari akuntansi universal atau dunia adalah yang paling luas ruang lingkupnya.Konsep ini mengarahkan akuntansi internasioanal menuju formulasi dan studi atas satukumpulan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima secara universal. Tujuannya adalah untuk mendapatkan satu standardisasi lengkap atas prinsip-prinsip akuntansi secara internasional.
 
Di dalam kerangka kerja konsep ini, akuntansi internasional dianggap sebagai sebuahsistem universal yang dapat diterapkan di semua negara. Sebuah seperangkat prinsip-prinsipakuntansi yang berlaku umum (generally accepted accounting principles-GAAP) yangditerima di seluruh dunia, seperti yang berlaku di Amerika Serikat, akan dibentuk. Praktik dan prinsip-prinsip yang dikembangkan akan dapat diberlakukan di seluruh negara. Konsepini akan menjadi sasaran tertinggi dari suatu sistem internasional.Konsep dari akuntansi komparatif atau akuntansi internasional mengarahkanakuntansi internasional kepada studi dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan nasional didalam skuntansi. Hal ini meliputi :1.Kesadaran akan adanya keragaman internasional di dalam akuntansi perusahaan dan praktik-praktik pelaporan.2.Pemahaman akan prinsip-prinsip dan praktik-praktik akuntansi dari masing-masingnegara.3.Kemampuan untuk menilai dampak dari beragamnya praktik-praktik akuntansi pada pelaporan keuangan.Munculnya paradigma baru di dalam akuntansi internasional memperluas kerangka kerja dan pemikiran untuk memasukkan iru dari akuntansi internasional. Sebagai akibatnya,terbit daftar yang sangat panjang akan konsep-konsep dan teori-teori akuntansi yang dibuatoleh Amenkhienan untuk memasukkan hal-hal sebagai berikut :1.Teori universal atau dunia2.Teori multinasional3.Teori komparatif 4.Teori transaksi-transaksi internasional5.Teori translasiMasing-masing teori-teori di atas memberikan dasar bagi pengembangan dari sebuahkerangka kerja konseptual untuk akuntansi internasional. Meskipun akan terdapatargumentasi mengenai teori manakah yang akan lebih disukai.
1. 5. 2Harmonisasi standar akuntansi
 Arti harmonisasi standar akuntansi 
Istilah harmonisasi sebagai kebalikan dari standardisasi memilki arti sebuahrekonsiliasi atas berbagai sudut pandang yang berbeda. Istilah ini lebih bersifat sebagai
 
 pendekatan praktis dan mendamaikan daripada standardisasi, terutama jika standardisasi berarti prosedur-prosedur yang dimiliki oleh satu negara hendaknya diterapkan oleh semuanegara yang lain. Harmonisasi menjdai suatu bagian yang penting untuk menghasilkankomunikasi yang lebih baik atas suatu informasi agar dapat diartikan dan dipahami secarainternasional.Definisi dari harmonisasi tersebut dianggap lebih realistis dan memiliki kemungkinanlebih besar untuk diterima daripada standardisasi. Setiap negara asal memiliki kumpulanaturan, filosofi, dan sasarannya masing-masing di tingkat nasional, yang ditujukan pada perlindungan atau pengendalian dari sumber-sumber daya nasional.
 Manfaat dari harmonisasi 
Terdapat bermacam-macam keuntungan dari harmonisasi. Pertama, bagi banyak negara, belum terdapat suatu standar kodifikasi akuntansi dan audit yang memadai. Standar yang diakui secara internasional tidak hanya akan mengurangi biaya penyiapan untuk negara-negara tersebut melainkan juga memungkinkan mereka untuk dengan seketika menjadi bagian dari arus utama standar akuntansi yang berlaku secara internasional.Kedua, internasionalisasi yang berkembang dari perekonomian dunia danmeningkatnya saling ketergantungan dari negara-negara di dalam kaitannnya dengan perdagangan dan arus investasi internasional adalah argumentasi yang utama dari adanyasuatu bentuk standar akuntansi dan audit yang berlaku secara internasional.Ketiga, adanya kebutuhan dari perusahaan-perusahaan untuk memperolah modal dariluar, mengingat tidak cukupnya jumlah laba di tahan untuk mendanai proyek-proyek dan pinjaman-pinjaman luar negri yang tersedia, telah meningkatkan kebutuhan akan harmonisasiakuntansi.

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Ceyron Louis

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar